Cara Menghafal Al-Qur’an dalam 1 bulan
Belakangan ini banyak sekali kita mendengar berbagai cara untuk menghafal Al-Qur’an secara cepat. Pertanyaannya adalah apakah memang benar adanya jika Al-Qur’an dapat dihafal dalam waktu singkat (cepat)? Jawabannya adalah iya. Saya sendiri sudah pernah mengikuti program percepatan (akselerasi) untuk menghafal Al-Qur’an. Banyak sahabat-sahabat saya yang berhasil mengkhatamkan hafalan Al-Qur’an dalam waktu 1 bulan, bahkan ada yang kurang dari 1 bulan.
Lalu bagaimana caranya?
Sebelum kita membahas bagaimana cara menghafal al-Qur’an dalam 1 bulan, maka ada baiknya terlebih dahulu saya memberitahu beberapa hal penting terkait cara tersebut. Bagi saya, program tersebut adalah program yang merupakan sebuah penemuan brilian dalam menemukan cara/metode baru dalam menghafalkan al-Qur’an. Cara menghafal al-Qur’an ini memang terkesan mudah dan tentunya dapat menjadi syi'ar bagi masyarakat luas. Siapa yang tidak ingin dapat menghafal al-Qur’an sebanyak 30 Juz hanya dalam waktu 1 bulan saja? Tentu semua muslim tertarik untuk mengikutinya.
Cara menghafal al-Quran seperti yang saya sebutkan diatas juga sangat cocok untuk diikuti oleh orang yang sibuk dengan aktivitasnya. Hemat kata, orang tersebut hanya perlu 'mengasingkan' dirinya selama 1 bulan saja dengan tujuan agar bisa menghafal al-Qur’an 30 juz. Akan tetapi perlu diingat, program ini hanya bertujuan untuk menghafal saja, bukan berarti ketika kamu menyelesaikan program tersebut kamu sudah memiliki hafalan al-Qur’an 30 juz yang lancar dan bisa diuji, bukan!
Maka dari itu perlu penjelasan lebih lanjut sebelum nantinya kamu memutuskan untuk mengikuti cara menghafal al-Qur’an dengan cara seperti ini. Apa yang perlu kamu ketahui sebelum nantinya kamu 'mengasingkan' diri selama 1 bulan untuk hafal 30 juz?
Berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui:
- Cara menghafal al-Quran dalam waktu 1 bulan ini cocok bagi kamu yang memiliki kesibukan yang super padat. Bila kamu tidak terlalu sibuk, kamu bisa menggunakan cara menghafal al-Qur’an yang seperti ini.
- Cara menghafal al-Qur’an dalam waktu 1 bulan ini hanya untuk menghafal saja, tidak ada muroja’ah atau penguatan hafalan selama program berlangsung.
- Tingkat istiqomah harus lebih tinggi. Tentunya istiqomah dalam hal menjaga hafalan yang sudah dihafal.
- Harus bersedia dikarantina selama 1 bulan penuh. Tanpa penggunaan handphone, gadget atau sejenisnya.
Nah, pertimbangan diatas harus kamu pikir matang-matang sebelum mengikuti program menghafal al-Qur’an dalam 1 bulan tersebut. Akan ada bentuk 'pertanggungjawaban' langsung terhadap Allah dalam hal menjaga hafalan setelah proses menghafal berlangsung. Jadi, jika merasa berat untuk mengikuti cara menghafal al-Qur’an cepat seperti yang dijelaskan sebelumnya, maka lebih baik untuk menghafal al-Qur’an dengan cara yang lebih santai dan tidak terikat dengan waktu.
Baiklah. Sekarang kamu akan mengetahui bagaimana cara menghafal al-Qur’an hanya dalam waktu 1 bulan. Berikut langkah-langkahnya:
1. Setorkan hafalan sebanyak 20 halaman setiap harinya
20 halaman al-Qur’an itu sama dengan 1 Juz banyaknya. Kamu hanya perlu menyetorkan hafalan al-Qur’an sebanyak 20 halaman setiap harinya kepada muhafizh/ah (penerima setoran).
2. Membagikan 20 halaman sesuai waktu yang tersedia agar terasa lebih ringan
- Selesai sholat Subuh - jam 07.00 / 08.00 pagi: Menyetorkan 7 halaman
- Jam 09.00 - Sebelum sholat Zuhur : Menyetorkan 5 halaman
- Selesai sholat Zuhur - Sholat Ashar : Menyetorkan 3 halaman
- Selesai sholat Ashar - Sholat Maghrib : Menyetorkan 2 halaman
- Selesai sholat Maghrib - Sholat Isya : Menyetorkan 2 halaman
- Sholat Isya - jam 09.00 / 10.00 malam : Menyetorkan 1 halaman
Jika dijumlahkan, keseluruhan jumlah setoran halaman diatas adalah 20 halaman, itu artinya total halaman yang disetorkan setiap harinya adalah 1 Juz. Apabila kamu mengikuti target setoran seperti yang sudah dijelaskan diatas maka insya allah dalam waktu 30 hari (1 bulan) kamu akan mengkhatamkan hafalan al-Qur’an lengkap 30 Juz.
3. Menggunakan mushaf pilihanmu sendiri
Bagi saya pribadi, pemilihan penggunaan mushaf ini merupakan bagian penting dalam menghafal al-Qur’an. Sebaiknya menggunakan mushaf al-Qur’an yang sering kamu gunakan untuk tilawah (mengaji) sehari-hari. Ini bukan tanpa alasan. Mushaf ini ibarat teman dekat kita, jadi jika mushaf tersebut akrab dengan kita maka hal ini akan memudahkan kita untuk menghafal al-Qur’an. Oh iya, jangan lupa gunakan mushaf ustmani ya.
4. Baca halaman yang ingin dihafal sebanyak 20 kali lalu langsung disetorkan
Berani menyetorkan hafalan adalah suatu keharusan jika ingin menghafal al-Qur’an 30 Juz dalam waktu 1 bulan. Setiap detiknya harus digunakan dengan maksimal, karena dalam waktu paling lambat 30 menit kamu harus menyetorkan 1 halaman al-Qur’an kepada muhafizh/ah. Lalu bagaimana caranya?
Misalnya kamu ingin menghafal dan menyetorkan surah Al-Baqarah halaman 5. Nah, cukup kamu baca secara berulang-ulang halaman 5 dari surah Al-Baqarah itu (baca sesuai tajwid) sebanyak 20 kali, setelah itu lancar tidak lancar halaman 5 tersebut harus sudah disetorkan.
Sederhana saja caranya bukan? Apabila kamu merasa belum lancar saat ingin menyetorkan halaman tersebut maka buang anggapan seperti itu secepatnya karena itu akan membuang-buang waktu. Pokoknya, lancar tidak lancar disetorkan saja. Toh, pada program ini kita hanya menghafal dan menyetorkan hafalan, bukan menghafal sekaligus melancarkan hafalan. Ingat itu ya. Kamu bisa melancarkan hafalan setelah proses menghafal & menyetorkan hafalan berakhir.
5. Gunakan waktu istirahat dengan baik
Saya akui, cara menghafal al-Qur’an seperti ini membutuhkan banyak energi. Konsentrasi harus penuh dan tidak boleh lalai sedikitpun. Kebiasaan seperti ini kita jalani selama 30 hari. Tentu saja tidak ada kata jenuh dalam menghafal al-Quran. Namun, perlu disadari bahwa kita hanya manusia biasa yang mengenal istilah lelah. Oleh sebab itu jika sudah masuk waktu istirahat (jeda) maka gunakanlah dengan baik. Berusaha menghindari aktivitas-aktivitas yang sia-sia ketika sedang istirahat. Kalau lagi istirahat ya istirahat saja, jangan ngapa-ngapain. Hehe.
6. Sedikit berbicara
Hal ini adalah hal tersulit untuk kita hindari selama program berlangsung. Seperti mana biasanya tentulah ada interaksi antar teman yang sering kita saksikan diacara seserius apapun, termasuk program hafal Qur’an. Akan ada obrolan-obrolan santai yang sebenarnya dapat mengganggu kamu pada saat menghafal al-Qur’an. Nah, untuk menyiasati hal ini kamu bisa menggunakan waktu istirahat untuk berbicara atau sekedar ngobrol santai, bisa saja membicarakan atau melemparkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini: “Bagaimana hafalannya? Lancar? Kamu sudah dapat berapa Juz,” dan lain-lain.
7. Mengikuti program karantina atau dauroh menghafal al-Qur’an 1 bulan
Tanpa masuk karantina, maka tingkat kesuksesan untuk mengkhatamkan hafalan al-Qur’an 30 juz dalam 1 bulan sangatlah kecil. Banyak sekali manfaat yang kita dapatkan jika bersedia untuk masuk karantina/dauroh, diantaranya adalah: mendapatkan bimbingan khusus dari para pengajar al-Qur’an yang sudah Hafizh, lebih fokus, lebih konsentrasi dan lain sebagainya.
Banyak informasi yang kamu dapatkan dari Google jika ingin mencari dan mengikuti program menghafal al-Qur’an dalam 1 bulan. Cukup ketik dikolom pencarian Google dengan kata kunci: ‘program hafal Qur’an 1 bulan.'
Demikian penjelasan sederhana saya terkait bagaimana cara menghafal al-Qur’an dalam waktu 1 bulan. Mudah-mudahan dapat membangkitkan gairah dan semangat teman-teman untuk menghafal al-Qur’an yang Agung lagi Mulia. Insya allah.


0 comments