Latest Posts

Cara Menghafal Qur'an untuk Anak

By 9:02 AM ,

Cara Menghafal Qur'an untuk Anak


Sebelum kita memulai membahas artikel yang membahas cara menghafal Qur’an untuk anak ini, perlu kita ketahui bahwa sebenarnya Allah SWT telah mudahkan al-Qu’ran untuk dihafal oleh siapa saja, umur berapa saja, dan dari suku mana saja. Banyak yang dapat kita saksikan bahwa bagaimana orang yang tidak sama sekali mengerti bahasa arab mampu menghafal al-Qur’an tanpa kendala sedikitpun.

Al-Qur’an mempunyai keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan kitab atau buku-buku lainnya. Kita ketahui bersama bahwa Allah SWT yang memilikinya, itu berarti siapa saja yang dikehendaki oleh-Nya berarti dapat dengan mudah untuk menghafal al-Qur’an, siapa saja! Bahkan dalam sebuah video yang diliris oleh Syeikh Fahd Al-Kandari diberitakan bahwa orang yang mengalami cacat fisik (buta) pun dapat menghafal al-Qur’an. Yaph! Benar sekali, orang buta pun bisa menghafal al-Qur’an, apalagi yang tidak buta!

Saat ini pun saya dipercaya untuk mengajarkan anak berusia dibawah 6 tahun untuk menghafal al-Qur’an, lagi-lagi saya saksikan bahwa meskipun anak tersebut belum bisa membaca al-Qur’an tapi melalui sistem talaqqi (audio) anak tersebut dapat dengan mudah untuk menghafal al-Qur’an. Maha suci Allah! Oleh karena itu, saya memberanikan diri untuk menulis artikel yang berkaitan dengan cara menghafal al-Qur’an untuk anak. Insya allah bapak ibu dirumah dapat menerapkan kepada buah hatinya.

Sudah banyak metode menghafal al-Qur’an untuk anak yang bisa kita temui dibeberapa tempat seperti dapat membeli bukunya, atau mendapatkan informasi dari Google. Ada pula yang menggagas cara menghafal al-Qur’an dengan jari, dan ada juga metode menghafal al-Qur’an semudah tersenyum. Jujur saja, saya bahagia sekali menyaksikan hal tersebut. Dewasa ini banyak orang yang berlomba-lomba dalam hal kebaikan, mereka berlomba-lomba menciptakan metode menghafal al-Qur’an secara mudah. Ada baiknya hal ini kita tanggapi secara positif dengan maksud syiar.

Lalu bagaimana cara menghafal al-Qur’an yang dapat kita terapkan untuk anak? Berikut ulasan yang dapat saya bagikan.

Dalam praktiknya, menghafal al-Qur’an dapat dibagi menjadi dalam 3 cara yakni dengan cara melihat/membaca (visual), mendengar (audio) dan kinestetik (merespon gerakan). Cara yang paling sering digunakan sampai sekarang adalah dengan cara membacanya atau melalui cara yang visual. Akan tetapi, kita perlu mengetahui bahwa kekuatan pendengaran (audio) pun dapat menjadi cara untuk menghafal al-Qur’an, terutama untuk anak-anak.

Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dalam mengajarkan acut (nama santri saya) yang saat ini sedang menghafal surah An-Naba’.

Acut berusia dibawah 6 tahun dan belum bisa sama sekali untuk membaca al-Qur’an dengan baik dan benar, bahkan acut hanya mengetahui beberapa huruf hijaiyyah, belum tau semuanya. Awalnya saya agak pesimis, bagaimana bisa anak tersebut menghafal al-Qur’an sedangkan dia belum bisa membaca? Akan tetapi dengan keyakinan saya terhadap Allah SWT Yang Maha Memudahkan, akhirnya saya mengajarkan acut menghafal al-Qur’an yang dimulai dari surah An-Naba’.

Metode apa yang saya lakukan?

1. Mengajarkan Adab

Adab ketika bersama al-Qur’an bagi saya adalah merupakan pilar penting sebelum menghafalnya. Oleh sebab itu saya beritahu beberapa adab penting kepada acut sebelum menghafal al-Qur’an seperti berwudhu’ terlebih dahulu, berpakaian yang sopan (menutup aurat) dan duduk menghadap kiblat.

2. Menciptakan suasana yang menyenangkan

Namanya saja anak-anak, pastilah ada perilaku khas mereka saat sedang menghafal al-Qur’an. Saya sadar hal itu tidak boleh tidak dianggap penting. Oleh sebab itu saya pun turut membaur dalam suasana tersebut, tentu suasana yang dianggap menyenangkan oleh anak-anak. Misalnya kita sebagai orang yang mengajarkannya harus selalu terlihat riang, senang dan tersenyum. Perlu ada dialek komunikasi yang kekanak-kanakan, hal ini agar kita menyatu dengan anak nantinya.

3. Mendengarkan Bacaan al-Qur’an (audio)

Inilah proses awal saat kita sedang ‘mentransfer’ bacaan yang kita ucapkan untuk kemudian diingat oleh anak. Sebelumnya, pastikan bapak/ibunya atau siapa saja yang ingin mengajarkan sudah dapat membaca al-Qur’an sesuai ilmu tajwid yang ada. Apabila orang tua dihadapkan beberapa kendala dalam hal ini, maka saya sangat menganjurkan orang tua untuk memanggil guru al-Qur’an kerumah untuk mengajarkan anaknya menghafal al-Qur’an.

Bagaimana cara memperdengarkan bacaan al-Qur’an kepada anak?

- Mulailah dengan ayat-ayat yang mudah dihafal. Dapat memulainya dengan menghafal Juz 30/Juz ‘Amma sebagai latihan.

- Punya target setoran per hari. Saya menargetkan acut dapat menghafal 2 ayat baru setiap 1 kali pertemuan. Nah, kamu bisa menentukan sendiri target setoran hafalan untuk anak. Buat target setoran yang wajar, jangan kebanyakan untuk tahap awal.

- Membacanya (memperdengarkan) dengan suara lantang dan jelas. Suara kamu harus mendominasi ruangan, agar si anak terpusat hanya kepada suara tersebut, tidak terpengaruh dengan suara yang lainnya.

- Posisi duduk dengan anak berdekatan dan saling berhadapan atau face to face.

- Bacakan dan perdengarkan ayat tersebut sebanyak 20 kali secara perlahan dan diulang-ulang.

- Kemudian minta si anak untuk mengikuti bacaan tersebut dan ulangilah sebanyak 10 kali.

- Setelah itu, minta anak untuk memperdengarkan ayat tersebut kepada kamu (pengajar) sebanyak 5 kali ulang.

- Jika masih ada beberapa kalimat yang masih sering lupa maka tekankan perhatian si anak pada kalimat yang lupa tersebut. Komunikasi yang baik kepada si anak adalah kuncinya.

- Jika ayat 1 (contoh) sudah terhafal oleh anak maka mintalah si anak untuk mendengarkan ayat yang ke-2 (contoh).

- Lalu lanjutkan memperdengarkan ayat ke-2 kepada si anak dengan mengulangi proses yang sama ketika memperdengarkan ayat ke-1.

- Perhatikan kondisi anak, jika anak sudah kelihatan tidak betah, maka persilahkanlah anak untuk sekedar minum atau bercerita sedikit tentang keutamaan menghafal al-Qur’an.

- Jika si anak sudah mampu menghafal kedua ayat tersebut, maka ulangilah memperdengarkan ayat 1 dan ayat 2 dengan menggabungkannya sebanyak 10 kali.

- Setelah itu mintalah kesediaan si anak untuk mengikutinya dan mengulang ayat 1 dan ayat 2 sebanyak 5 kali.

- Dan pada akhirnya mintalah anak untuk memperdengarkan (menyetorkan) 2 ayat tersebut dan mintalah dia mengulanginya sebanyak 5 kali. Selesai!

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:


  • Hanya menggunakan waktu paling lama 30 menit. Lebih dari itu biasanya anak mulai tidak betah dan bosan.
  • Memilih waktu terbaik. Perhatikan terlebih dahulu dijam-jam berapa si anak terlihat ceria dan menyenangkan. Pada jam itulah jam terbaik untuk menghafal.
  • Gunakan al-Qur’an khusus untuk anak. Al-Qur’an tersebut biasanya dilengkapi dengan ilustrasi yang mempunyai warna-warna yang disukai oleh anak. Al-Qur’an jenis ini banyak sekali dijual di toko-toko buku. Nah, gunakanlah al-Qur’an yang seperti ini.


Didalam praktiknya akan berkembang lagi berbagai pendekatan dalam proses menghafal al-Qur’an untuk anak ini. Oleh sebab itu, artikel ini insya allah tidak akan berhenti disini. Khusus menghafal al-Qur’an bagi anak, tentunya masih ada beberapa hal yang perlu diketahui, hal ini pun akan didapatkan jika kita terjun langsung untuk mengajarkan anak kita menghafal al-Qur’an.

Apa yang saya bagikan diatas tidak bersifat mutlak alias sangat fleksibel. Segala sesuatunya akan tergantung pada kesungguhan si anak, perilaku si anak, dan keikhlasan orang tua dalam mengajarkannya. Jika kamu ingin mempraktikkan cara diatas silahkan, jika kamu ingin memodifikasinya juga silahkan, karena inti dari semua ini adalah bagaimana anak kita dapat menghafal al-Qur’an, boleh menggunakan cara apa saja.

Demikianlah artikel cara menghafal Quran untuk anak. Mudah-mudahan menjadi sebab hidayah untuk kita semuanya. Terlebih orang tuanya yang bisa saja terinspirasi dari si anak sehingga muncul keinginan untuk menghafal al-Qur’an. Insya allah.

0 comments